<Poket Rupiah Bantu Atur Keuangan Digital>
Fitur Poket Rupiah di myBCA memungkinkan pengguna memisahkan dana sesuai tujuan tanpa perlu uang tunai, mendukung disiplin keuangan digital.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pengelolaan keuangan pribadi kini bisa lebih terstruktur dengan memanfaatkan fitur digital yang tersedia di aplikasi perbankan. Salah satu solusi praktis yang ditawarkan oleh myBCA adalah Poket Rupiah, sebuah sistem penyimpanan dana terpisah dari rekening utama yang memungkinkan pengguna mengelola anggaran berdasarkan kategori seperti kebutuhan bulanan, liburan, atau pendidikan. Dengan cara ini, dana yang seharusnya digunakan untuk tabungan tidak lagi mudah terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Setiap pengguna dapat membuat hingga 100 poket berbeda, masing-masing dengan nama, kategori, dan target penabungan yang ditentukan secara mandiri. Dana yang disimpan di dalam poket tidak dikenai biaya administrasi dan dapat dikunci untuk mencegah penggunaan secara impulsif. Meski terkunci, dana tetap bisa dibuka kembali jika diperlukan, dengan proses pembukaan yang bisa dilakukan melalui ATM atau cabang BCA tanpa dikenai penalti.
Proses pembuatan dan pengelolaan poket dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi myBCA, mulai dari pendaftaran, penambahan dana, hingga pemindahan ke rekening lain. Pengguna dapat menambahkan dana kapan saja, bahkan melalui fitur transfer rekening BCA, serta mengaktifkan setoran otomatis rutin untuk menunjang konsistensi menabung. Semua aktivitas tercatat dalam e-Statement rekening utama, memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time tanpa harus beralih aplikasi.
Fitur ini menawarkan fleksibilitas tinggi dalam mengatur keuangan, sekaligus mengurangi risiko kehilangan kendali atas dana. Dengan memisahkan uang berdasarkan tujuan, pengguna dapat melihat secara jelas berapa yang tersedia untuk setiap kebutuhan, sehingga lebih mudah menjaga keseimbangan keuangan. Poket Rupiah hadir sebagai bentuk inovasi praktis untuk mendorong gaya hidup hemat dan terencana di era digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Luiz Inácio Lula da Silva kembali menjabat presiden Brasil setelah menang telak dalam pemilu 2026 dengan 51,75% suara, mengalahkan Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden.
26 Oktober 2026

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Singapura menegaskan kembali komitmen kontrak dan siap ambil langkah hukum atas pemangkasan pasokan gas dari Indonesia, meski dampaknya terbatas di bawah 2% kebutuhan harian.
26 Oktober 2026

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Menteri Keuangan dan Menteri PANRB memastikan skema pembayaran gaji ASN tetap menggunakan sistem perbankan, menolak isu pengalihan ke Koperasi Desa Merah Putih yang masih wacana.
26 Oktober 2026

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tegaskan pasar modal nasional memiliki fundamental kuat dan mampu menentukan status global tanpa bergantung pada penilaian eksternal.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Keringanan Sanksi Pajak Berlaku Mulai Oktober 2026
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

IHSG Naik 4,9% di Akhir Pekan, Investor Asing Beli Bersih Rp1,28 Triliun
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

