Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo dan Putin Sambut Kerja Sama Strategis di Makan Siang Bersama

Pertemuan bilateral Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Vladivostok berlangsung dalam suasana santap siang bersama, menandai komitmen strategis kedua negara di Asia Pasifik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo dan Putin Sambut Kerja Sama Strategis di Makan Siang Bersama
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi tiba di Vladivostok, Rusia, dalam rangka menghadiri Forum Ekonomi Timur (EEF) pada Kamis, 3 September 2026. Salah satu momen penting dalam kunjungan ini adalah pertemuan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang berlangsung dalam format makan siang bersama. Kedua pemimpin negara menyepakati pentingnya hubungan strategis yang telah berlangsung selama lima dekade, dengan fokus pada kerja sama ekonomi, energi, dan pertahanan di kawasan Asia Pasifik.

Sajian makan siang yang disuguhkan mencerminkan kekhasan kuliner wilayah Jauh Timur Rusia. Hidangan pembuka berupa kerang lokal dari Laut Tenggara Rusia yang disajikan dengan perpaduan jeruk bali, disusul roll ikan trout segar dengan sayuran dan sup ikan sturgeon. Untuk hidangan utama, para tamu diberi pilihan antara ikan pipih panggang khas wilayah Timur Jauh atau iga sapi Voronezh dengan puree truffle, menunjukkan kualitas gastronomi tinggi yang disediakan untuk pertemuan kenegaraan.

Penutup santap siang dilengkapi dengan mousse ryazhenka — susu panggang fermentasi khas Rusia — yang dipadukan dengan kranberi segar sebagai hidangan penutup. Kehadiran menu tradisional ini menjadi simbol kehangatan diplomasi dan penghormatan terhadap budaya lokal. Setelah pertemuan meja makan, kedua pemimpin langsung melanjutkan ke sesi pleno forum, di mana Prabowo akan menyampaikan visi kerja sama ekonomi Indonesia-Rusia secara lebih luas.

Wakil Perdana Menteri Rusia serta Utusan Khusus Presiden untuk Distrik Federal Timur Jauh, Yury Trutnev, menegaskan bahwa forum ini dinilai sukses secara kualitas dan dampak. Ia menyebut kehadiran Prabowo sebagai indikator kuat dari komitmen internasional terhadap kolaborasi regional yang berkelanjutan. Pertemuan ini bukan sekadar simbolik, melainkan langkah nyata dalam memperkuat jaringan ekonomi dan strategis antara dua negara di kawasan Asia Pasifik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya