Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo: Global South Wadah Perjuangan Keadilan Global

Presiden Prabowo menegaskan peran vital Global South sebagai wadah perjuangan keadilan ekonomi dan politik global dalam forum internasional di Rusia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 23.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo: Global South Wadah Perjuangan Keadilan Global
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa negara-negara di kawasan Global South bukan sekadar kumpulan geografis, melainkan wadah kolektif bagi perjuangan menuju keadilan global. Pernyataan ini disampaikannya sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum ke-11 yang digelar di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9). Ia menekankan bahwa prinsip keadilan mencakup distribusi kesejahteraan yang lebih merata dan kesetaraan suara dalam pembentukan aturan internasional.

Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap kebijakan luar negeri bebas dan aktif, yang tidak melibatkan keterlibatan dalam aliansi militer. Namun, Indonesia tetap terbuka untuk membangun kemitraan ekonomi strategis dengan berbagai negara di dunia. Ia menilai bahwa dalam kondisi dunia yang semakin terfragmentasi, setiap kerja sama—baik dalam sektor pangan, energi, sains, logistik, maupun perdagangan—merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap stabilitas global.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mendukung upaya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di wilayah yang masih mengalami konflik. Ia menilai bahwa menjembatani kerja sama antarkekuatan besar bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk diplomasi yang proaktif dan berkelanjutan. Posisi Indonesia yang netral secara militer tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan kebijakan luar negeri yang inklusif.

Ia menekankan bahwa keterbukaan Indonesia terhadap semua negara, termasuk kekuatan besar dunia, bukan sekadar kebijakan jangka pendek, melainkan bagian dari tradisi panjang kebijakan luar negeri nonblok. Indonesia, kata Prabowo, tidak memilih pihak, tetapi berupaya membangun hubungan terbaik dengan seluruh kekuatan global dengan tetap menghargai keberagaman dan kedaulatan masing-masing negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya