Prabowo: Global South Wadah Perjuangan Keadilan Global
Presiden Prabowo menegaskan peran vital Global South sebagai wadah perjuangan keadilan ekonomi dan politik global dalam forum internasional di Rusia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 23.44 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa negara-negara di kawasan Global South bukan sekadar kumpulan geografis, melainkan wadah kolektif bagi perjuangan menuju keadilan global. Pernyataan ini disampaikannya sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum ke-11 yang digelar di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9). Ia menekankan bahwa prinsip keadilan mencakup distribusi kesejahteraan yang lebih merata dan kesetaraan suara dalam pembentukan aturan internasional.
Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap kebijakan luar negeri bebas dan aktif, yang tidak melibatkan keterlibatan dalam aliansi militer. Namun, Indonesia tetap terbuka untuk membangun kemitraan ekonomi strategis dengan berbagai negara di dunia. Ia menilai bahwa dalam kondisi dunia yang semakin terfragmentasi, setiap kerja sama—baik dalam sektor pangan, energi, sains, logistik, maupun perdagangan—merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap stabilitas global.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mendukung upaya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di wilayah yang masih mengalami konflik. Ia menilai bahwa menjembatani kerja sama antarkekuatan besar bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk diplomasi yang proaktif dan berkelanjutan. Posisi Indonesia yang netral secara militer tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan kebijakan luar negeri yang inklusif.
Ia menekankan bahwa keterbukaan Indonesia terhadap semua negara, termasuk kekuatan besar dunia, bukan sekadar kebijakan jangka pendek, melainkan bagian dari tradisi panjang kebijakan luar negeri nonblok. Indonesia, kata Prabowo, tidak memilih pihak, tetapi berupaya membangun hubungan terbaik dengan seluruh kekuatan global dengan tetap menghargai keberagaman dan kedaulatan masing-masing negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

