Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Hadiri EEF sebagai Tamu Kehormatan Utama

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok, Rusia, untuk hadiri Eastern Economic Forum ke-11 sebagai tamu kehormatan utama, menegaskan eratnya hubungan bilateral dan posisi strategis Indonesia di kancah global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 07.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Hadiri EEF sebagai Tamu Kehormatan Utama
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi melangkah ke Vladivostok, Rusia, pada Selasa, 1 September 2026, dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Penerbangan ke kota pelabuhan di Asia Timur itu dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan pesawat khusus pada pukul 23.20 WIB. Kehadirannya dalam forum ekonomi regional bergengsi tersebut disambut sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis Indonesia dalam dinamika ekonomi dan geopolitik kawasan Asia-Pasifik.

Forum yang diselenggarakan di Far Eastern Federal University (FEFU) menjadi ajang penting bagi Prabowo untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Rusia, khususnya di bidang investasi, infrastruktur, dan energi. Kehadiran Presiden sebagai tamu kehormatan utama merupakan bentuk penghargaan khusus dari Presiden Vladimir Putin, yang secara langsung mengundangnya, menunjukkan kedekatan hubungan antara kedua negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam membangun kemitraan strategis dengan negara-negara non-blok, terutama dalam konteks Global South. Rusia menilai Indonesia sebagai mitra penting di Asia-Pasifik, tidak hanya sebagai anggota ASEAN yang dihargai, tetapi juga sebagai representasi utama dunia muslim dan negara berkembang yang aktif dalam diplomasi global.

Ini merupakan kali kedua Prabowo menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang digelar Rusia, setelah sebelumnya tampil dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada tahun sebelumnya. Kedatangan Presiden kali ini dilihat sebagai langkah strategis dalam memperluas jaringan diplomasi ekonomi Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama konkret di sektor energi dan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral dengan pemimpin Rusia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya