Prabowo Hadiri EEF sebagai Tamu Kehormatan Utama
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok, Rusia, untuk hadiri Eastern Economic Forum ke-11 sebagai tamu kehormatan utama, menegaskan eratnya hubungan bilateral dan posisi strategis Indonesia di kancah global.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 07.49 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi melangkah ke Vladivostok, Rusia, pada Selasa, 1 September 2026, dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Penerbangan ke kota pelabuhan di Asia Timur itu dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan pesawat khusus pada pukul 23.20 WIB. Kehadirannya dalam forum ekonomi regional bergengsi tersebut disambut sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis Indonesia dalam dinamika ekonomi dan geopolitik kawasan Asia-Pasifik.
Forum yang diselenggarakan di Far Eastern Federal University (FEFU) menjadi ajang penting bagi Prabowo untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Rusia, khususnya di bidang investasi, infrastruktur, dan energi. Kehadiran Presiden sebagai tamu kehormatan utama merupakan bentuk penghargaan khusus dari Presiden Vladimir Putin, yang secara langsung mengundangnya, menunjukkan kedekatan hubungan antara kedua negara.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam membangun kemitraan strategis dengan negara-negara non-blok, terutama dalam konteks Global South. Rusia menilai Indonesia sebagai mitra penting di Asia-Pasifik, tidak hanya sebagai anggota ASEAN yang dihargai, tetapi juga sebagai representasi utama dunia muslim dan negara berkembang yang aktif dalam diplomasi global.
Ini merupakan kali kedua Prabowo menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang digelar Rusia, setelah sebelumnya tampil dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada tahun sebelumnya. Kedatangan Presiden kali ini dilihat sebagai langkah strategis dalam memperluas jaringan diplomasi ekonomi Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama konkret di sektor energi dan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral dengan pemimpin Rusia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

