Prabowo Tekankan Gotong Royong dan Perdamaian Global di Forum Rusia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan nilai gotong royong sebagai fondasi perdamaian dan kerja sama internasional di hadapan forum ekonomi global di Vladivostok.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam kesempatan menjadi tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti kesamaan prinsip antara Indonesia dan Rusia dalam menjaga kebersamaan dan solidaritas. Ia menyebut bahwa meskipun istilah berbeda, kedua negara memiliki nilai serupa: bahwa kemenangan dan keberlanjutan tidak mungkin dicapai secara individu. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa beban berat akan terasa ringan jika dibagi bersama, sebuah konsep yang dalam budaya Indonesia dikenal sebagai gotong royong.
Prabowo menekankan bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan hasil dari pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan rakyat, dan kerja sama lintas negara. Ia menyoroti pentingnya menjaga ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, membuka akses perdagangan, serta memperkuat kemitraan regional sebagai fondasi perdamaian yang kuat dan berkelanjutan. Di tengah fragmentasi geopolitik global, ia menegaskan bahwa peran negara-negara Global South bukan sebagai blok baru, melainkan sebagai wadah perjuangan untuk keadilan ekonomi dan kesetaraan dalam pengambilan kebijakan global.
Dalam forum tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas dan aktif. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak bergabung dalam aliansi militer, tetapi tetap terbuka untuk membangun hubungan ekonomi dan kerja sama strategis dengan semua negara, termasuk kekuatan besar dunia. Posisi ini, menurutnya, merupakan warisan tradisi nonblok yang telah dijalankan selama beberapa dekade.
Ia menyatakan bahwa dalam kondisi dunia yang terpecah, setiap kolaborasi—baik di bidang pangan, energi, sains, logistik, maupun perdagangan—merupakan langkah nyata menuju perdamaian yang adil dan abadi. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap mendukung upaya-upaya tulus yang bertujuan menghentikan konflik dan menciptakan stabilitas global. Dengan prinsip keterbukaan dan kerja sama, Indonesia menawarkan model diplomasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

