Pria Mabuk Curi Pesawat, Jet Tempur Diturunkan untuk Cegah Ancaman Nuklir
Seorang pemuda 24 tahun mencuri pesawat Cessna di Hungaria dalam kondisi mabuk berat, mengarahkan pesawat ke PLTN terdekat, memicu pengejaran jet tempur dan pendaratan darurat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 00.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Seorang pria berusia 24 tahun dilaporkan melakukan pencurian pesawat ringan jenis Cessna 172 di Bandara Kalocsa, Hungaria, pada Sabtu (29/8), dalam keadaan mabuk berat. Ia berhasil melepaskan tali pengikat pesawat dari darat, lalu melakukan lepas landas menggunakan jalan akses bandara. Aksi tersebut langsung terdeteksi oleh radar militer yang merespons dengan menerbangkan dua jet tempur siaga untuk melakukan intersepsi udara.
Tujuan pelaku diketahui mengarahkan pesawat menuju kawasan Paks, lokasi satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Hungaria. Keberadaan pesawat tak berizin di dekat fasilitas nuklir memicu kekhawatiran serius, sehingga militer tetap menjaga posisi pesawat dari udara hingga tim penyelamat tiba. Pesawat akhirnya mendarat darurat di ladang bunga matahari dekat Gerjen, mengalami kerusakan parah.
Pelaku hanya mengalami luka ringan akibat pendaratan, namun berusaha melarikan diri dengan menyerang pengemudi mobil yang berhenti menolong. Ia sempat mencoba merebut kendaraan, namun aksi tersebut berhasil dicegah oleh pengemudi. Petugas kepolisian tiba dalam hitungan menit dan langsung menangkap tersangka di lokasi kejadian.
Kepolisian Hungaria menyatakan bahwa pria tersebut dalam kondisi mabuk berat, dan sedang diselidiki apakah ia juga memengaruhi pengaruh zat terlarang lainnya. Kasus ini kini menjadi perhatian serius bagi otoritas penerbangan dan keamanan, yang bersama pakar penerbangan tengah meneliti celah keamanan yang memungkinkan pencurian pesawat tersebut terjadi.
Menurut pakar penerbangan dari Florida, Steven Arroyo, insiden seperti ini sangat langka namun memiliki risiko tinggi. Ia menekankan bahwa alkohol di ketinggian udara memperburuk penurunan kesadaran dan kemampuan pengambilan keputusan, yang dapat berujung pada kecelakaan fatal. Tersangka kini telah ditahan dan menghadapi sejumlah dakwaan pidana serius atas tindakannya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


