Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pria Mabuk Curi Pesawat, Jet Tempur Diturunkan untuk Cegah Ancaman Nuklir

Seorang pemuda 24 tahun mencuri pesawat Cessna di Hungaria dalam kondisi mabuk berat, mengarahkan pesawat ke PLTN terdekat, memicu pengejaran jet tempur dan pendaratan darurat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 00.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pria Mabuk Curi Pesawat, Jet Tempur Diturunkan untuk Cegah Ancaman Nuklir
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pria berusia 24 tahun dilaporkan melakukan pencurian pesawat ringan jenis Cessna 172 di Bandara Kalocsa, Hungaria, pada Sabtu (29/8), dalam keadaan mabuk berat. Ia berhasil melepaskan tali pengikat pesawat dari darat, lalu melakukan lepas landas menggunakan jalan akses bandara. Aksi tersebut langsung terdeteksi oleh radar militer yang merespons dengan menerbangkan dua jet tempur siaga untuk melakukan intersepsi udara.

Tujuan pelaku diketahui mengarahkan pesawat menuju kawasan Paks, lokasi satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Hungaria. Keberadaan pesawat tak berizin di dekat fasilitas nuklir memicu kekhawatiran serius, sehingga militer tetap menjaga posisi pesawat dari udara hingga tim penyelamat tiba. Pesawat akhirnya mendarat darurat di ladang bunga matahari dekat Gerjen, mengalami kerusakan parah.

Pelaku hanya mengalami luka ringan akibat pendaratan, namun berusaha melarikan diri dengan menyerang pengemudi mobil yang berhenti menolong. Ia sempat mencoba merebut kendaraan, namun aksi tersebut berhasil dicegah oleh pengemudi. Petugas kepolisian tiba dalam hitungan menit dan langsung menangkap tersangka di lokasi kejadian.

Kepolisian Hungaria menyatakan bahwa pria tersebut dalam kondisi mabuk berat, dan sedang diselidiki apakah ia juga memengaruhi pengaruh zat terlarang lainnya. Kasus ini kini menjadi perhatian serius bagi otoritas penerbangan dan keamanan, yang bersama pakar penerbangan tengah meneliti celah keamanan yang memungkinkan pencurian pesawat tersebut terjadi.

Menurut pakar penerbangan dari Florida, Steven Arroyo, insiden seperti ini sangat langka namun memiliki risiko tinggi. Ia menekankan bahwa alkohol di ketinggian udara memperburuk penurunan kesadaran dan kemampuan pengambilan keputusan, yang dapat berujung pada kecelakaan fatal. Tersangka kini telah ditahan dan menghadapi sejumlah dakwaan pidana serius atas tindakannya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya