Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Putin Janji Dukung Iran Hadapi Tekanan AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Rusia dalam menghadapi tekanan internasional, sementara Putin menegaskan komitmen membantu Iran secara strategis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Putin Janji Dukung Iran Hadapi Tekanan AS
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dalam pertemuan di Kirgistan pada Selasa (1/9) dalam kerangka Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan komitmen Moscow untuk mendukung Iran secara penuh dalam menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi. Ia menekankan bahwa Rusia akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan, terutama dalam konteks tekanan yang terus meningkat dari Amerika Serikat.

Pezeshkian, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan perasaan haru dan apresiasi atas dukungan yang diberikan Rusia. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan bentuk kemitraan strategis yang dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama. Ia menilai langkah Rusia sebagai bukti kesetiaan dalam situasi krisis.

Putin menilai keberanian Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional sebagai hal yang patut dihargai. Ia menekankan bahwa meskipun situasi militer dan politik tetap menegangkan, kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara tetap terjaga dan bahkan terus berkembang sejak tahun sebelumnya.

Konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah AS melancarkan serangan ke Pulau Larak di Selat Hormuz, menyusul serangan awal pada akhir Februari yang menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sebelumnya, Washington telah mengumumkan rencana memperkuat sanksi terhadap Iran guna melumpuhkan perekonomiannya.

Dengan posisi terisolasi akibat sanksi global, Iran dan Rusia semakin memperkuat ketergantungan strategis. Kedua negara, yang sama-sama menghadapi tekanan eksternal, menunjukkan solidaritas dalam menanggapi ancaman yang dianggap mengancam kepentingan nasional mereka.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya