Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rupiah Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan Senin, dipengaruhi kenaikan dolar AS akibat sentimen hawkish The Fed dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 10.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rupiah Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS Pagi Ini
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada sesi perdagangan pagi Senin (31/8) berada di posisi Rp17.750 per dolar AS, menunjukkan pelemahan sebesar 57 poin atau 0,32 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan tekanan terhadap mata uang domestik yang terus berlanjut di tengah pergerakan dolar AS yang menguat secara global.

Di kawasan Asia, pergerakan nilai tukar mata uang beragam. Yuan China menguat 0,08 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, yen Jepang menguat 0,16 persen, won Korea Selatan terapresiasi 0,07 persen, dan dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen. Sementara itu, peso Filipina melemah 0,05 persen dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,20 persen.

Di sisi lain, mata uang utama negara maju menunjukkan kekuatan terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,07 persen, poundsterling Inggris menguat 0,05 persen, dolar Australia terapresiasi 0,04 persen, dolar Kanada menguat 0,11 persen, dan franc Swiss menguat 0,06 persen. Kenaikan ini didorong oleh sentimen safe-haven yang meningkat di tengah ketegangan regional.

Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS pada hari ini. Ia menilai pelemahan rupiah dipicu oleh rebound tajam dolar AS, yang didukung oleh pidato hawkish dari pejabat The Fed, serta eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat serangan AS terhadap Iran.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya