Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rupiah Menguat ke Rp17.729 per Dolar AS di Awal Pekan

Rupiah menguat ke level Rp17.729 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi, didorong kenaikan sejumlah mata uang Asia dan penurunan harga minyak global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rupiah Menguat ke Rp17.729 per Dolar AS di Awal Pekan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp17.729 per dolar AS pada awal perdagangan Jumat (18/9), menunjukkan penguatan sebesar 24 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan kecenderungan positif yang dirasakan oleh sebagian besar mata uang Asia terhadap dolar AS pada sesi awal perdagangan.

Kenaikan rupiah sejalan dengan pergerakan positif beberapa mata uang regional, seperti peso Filipina yang naik 0,20 persen, ringgit Malaysia yang menguat 0,40 persen, dan yuan China yang menguat 0,10 persen. Dolar Hong Kong juga mencatatkan kenaikan kecil sebesar 0,01 persen. Di sisi lain, beberapa mata uang Asia lainnya mengalami tekanan, termasuk yen Jepang yang melemah 0,17 persen dan won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,33 persen.

Dalam kerangka yang lebih luas, mata uang utama negara maju menunjukkan pergerakan bervariasi. Euro Eropa menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris naik tipis 0,01 persen, dolar Australia menguat 0,11 persen, dan dolar Kanada meningkat 0,03 persen. Sementara itu, franc Swiss berada dalam posisi datar.

Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah dipengaruhi oleh penurunan harga minyak mentah dunia. Ia menyebut harapan pemulihan pasokan minyak dari Arab Saudi, yang diperkirakan mencapai sekitar separuh dari volume yang terdampak dalam beberapa hari ke depan, turut mendorong penurunan imbal hasil obligasi AS dan indeks dolar AS. Dengan kondisi tersebut, ia memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini akan berada dalam kisaran Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya