Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rupiah Menguat Tipis di Pembukaan, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.875

Rupiah dibuka menguat 0,11% ke Rp17.875 per dolar AS, didorong koreksi imbal hasil obligasi AS yang menekan daya tarik greenback.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 12.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rupiah Menguat Tipis di Pembukaan, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.875📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Selasa (6/10/2026) menunjukkan kecenderungan penguatan, bergerak ke posisi Rp17.875 per dolar AS, menguat 20 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp17.895. Kenaikan ini mencatatkan pergerakan positif pertama setelah sehari sebelumnya mengalami pelemahan ringan, menunjukkan ketahanan mata uang lokal dalam kondisi pasar global yang dinamis.

Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang kembali melonjak, terutama pada tenor panjang. Imbal hasil Treasury 10 tahun sempat menyentuh 5,349%, level tertinggi sejak April 2002, sebelum berada di 5,307%, sementara Treasury 30 tahun mencapai puncak 5,703%—tertinggi sejak Mei 2002—sebelum menurun ke 5,661%. Kenaikan tersebut menjadi sinyal kembali kuatnya tekanan inflasi di AS, yang tetap tinggi meskipun aktivitas ekonomi menunjukkan perlambatan.

Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia turun 0,03% ke posisi 102,138, menandakan sedikit melemahnya dolar dalam kerangka pasar global. Penurunan ini mendukung penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, meskipun tekanan tetap ada akibat daya tarik aset berbasis dolar yang masih tinggi.

Keprihatinan pasar kini beralih ke rilis neraca perdagangan AS untuk periode Agustus, yang dijadwalkan dirilis Selasa malam. Pasar memperkirakan defisit perdagangan akan melebar menjadi US$102 miliar, dari US$88,6 miliar pada Juli, yang dapat memperkuat tekanan terhadap dolar jika data lebih buruk dari ekspektasi. Namun, hingga pembukaan hari ini, rupiah tetap mampu mempertahankan posisi menguat di zona hijau.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya