Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.715 per Dolar AS
Rupiah menguat 7 poin pada perdagangan pagi hari, berada di level Rp17.715 per dolar AS, didorong koreksi dolar AS dan sikap hati-hati investor.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (1/9) pagi berada di posisi Rp17.715 per dolar AS, menunjukkan penguatan sebesar 7 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang cenderung bervariasi, dengan dolar AS mengalami koreksi ringan yang memberi ruang bagi rupiah untuk menguat secara terbatas.
Di kawasan Asia, performa mata uang beragam. Peso Filipina dan ringgit Malaysia menguat masing-masing 0,14 persen dan 0,20 persen, sementara dolar Singapura, yen Jepang, yuan China, won Korea Selatan, dan dolar Hong Kong mengalami depresiasi. Di sisi lain, mata uang negara maju juga menunjukkan pergerakan berbeda, dengan dolar Australia menguat 0,06 persen, sementara euro, poundsterling, dolar Kanada, dan franc Swiss melemah.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan bergerak datar pada awal perdagangan hari ini, dengan potensi penguatan terbatas. Ia menyebut bahwa investor masih menahan diri untuk menunggu rilis data inflasi dan perdagangan dari dalam negeri yang akan dirilis siang ini. "Sikap wait and see menjadi dominan, terutama menyusul ketidakpastian yang masih menghiasi pasar," ujar Lukman.
Pergerakan rupiah diperkirakan akan berada dalam kisaran Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS dalam sehari ini. Penguatan yang terbatas ini didorong oleh koreksi dolar AS secara global dan sentimen pasar yang cenderung hati-hati, terutama menjelang rilis data ekonomi penting dari Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Luiz Inácio Lula da Silva kembali menjabat presiden Brasil setelah menang telak dalam pemilu 2026 dengan 51,75% suara, mengalahkan Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden.
26 Oktober 2026

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Singapura menegaskan kembali komitmen kontrak dan siap ambil langkah hukum atas pemangkasan pasokan gas dari Indonesia, meski dampaknya terbatas di bawah 2% kebutuhan harian.
26 Oktober 2026

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Menteri Keuangan dan Menteri PANRB memastikan skema pembayaran gaji ASN tetap menggunakan sistem perbankan, menolak isu pengalihan ke Koperasi Desa Merah Putih yang masih wacana.
26 Oktober 2026

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tegaskan pasar modal nasional memiliki fundamental kuat dan mampu menentukan status global tanpa bergantung pada penilaian eksternal.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Keringanan Sanksi Pajak Berlaku Mulai Oktober 2026
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

IHSG Naik 4,9% di Akhir Pekan, Investor Asing Beli Bersih Rp1,28 Triliun
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

