Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Tanpa Peduli AS

Rusia secara diam-diam mendukung pengembangan rudal jelajah supersonik Iran sejak 2023, menunjukkan kemitraan militer strategis meski menghadapi tekanan global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Tanpa Peduli AS
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Rusia telah memperkuat kemitraan militer strategis dengan Iran dengan membantu pengembangan rudal jelajah supersonik, meski mendapat peringatan dari Amerika Serikat. Laporan investigasi yang berbasis pada dokumen militer, catatan perjalanan, dan paten teknis mengungkap bahwa proyek ini telah berlangsung sejak awal 2023 dan berfokus pada teknologi propulsi ramjet yang memungkinkan rudal terbang dengan kecepatan melebihi suara. Teknologi ini diklaim sebagai salah satu transfer teknologi militer paling sensitif dari Moskow ke Teheran dalam dekade terakhir.

Pengembangan sistem tersebut didukung oleh sejumlah pakar Rusia terkemuka di bidang pertahanan, yang terlibat langsung dalam proses rekayasa dan pengujian. Meski belum ada bukti rudal tersebut dikerahkan dalam operasi militer, Iran telah berhasil membangun dan menguji prototipe sistem propulsi berbasis ramjet. Teknologi ini menjanjikan kemampuan menyerang target strategis seperti kapal induk secara efektif di wilayah Timur Tengah.

Fabian Hinz, analis senior di Conflict Armament Research dan pakar rudal Iran, menegaskan bahwa program ini memerlukan persetujuan tingkat tinggi dari pemerintahan Rusia. “Ini adalah bentuk kerja sama militer strategis yang telah lama diinginkan Iran dan kini mulai terwujud,” ujarnya, menyoroti kompleksitas teknis dan politis di balik transfer tersebut. Keterlibatan Rusia menunjukkan komitmen kuat terhadap kepentingan bersama dalam konteks ketegangan regional dan keterasingan diplomasi terhadap Iran.

Hubungan kedua negara semakin erat, ditandai dengan kunjungan Presiden Iran Masoud Pezeshkian ke Kirgistan dalam pertemuan KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai, di mana ia secara langsung menyampaikan penghargaan kepada Presiden Vladimir Putin. Pezeshkian menekankan bahwa dukungan Rusia selama konflik dan sanksi internasional telah menjadi penopang penting bagi Iran, menegaskan bahwa kemitraan keduanya bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan bentuk koalisi strategis yang tahan uji tekanan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya