Rusia Kembali Dekati Udara Polandia, NATO Tanggap Cepat
Jet tempur Polandia mencegat pesawat intai Rusia di atas Laut Baltik, menandai peningkatan aktivitas militer Moskow di kawasan tersebut sejak invasi ke Ukraina.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah pesawat pengintaian militer Rusia jenis Il-20 berhasil dicegat oleh jet tempur Polandia di wilayah udara internasional, sekitar 30 kilometer dari pantai Łeba di Laut Baltik. Insiden terjadi sebelum waktu siang, menurut keterangan resmi dari Kementerian Pertahanan Polandia. Pesawat tersebut tidak memasuki wilayah udara negara Eropa Timur, melainkan beroperasi di atas perairan internasional, sehingga tidak terjadi pelanggaran kedaulatan.
Menteri Pertahanan Polandia, Władysław Kosiniak-Kamysz, menyatakan bahwa kejadian ini merupakan bagian dari upaya terus-menerus Rusia menguji sistem pertahanan udara negara-negara NATO. Ia menekankan bahwa aktivitas pesawat intai Rusia di dekat perbatasan Baltik telah meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Il-20, yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data intelijen dari sistem pertahanan udara, kerap terdeteksi mendekati wilayah udara sekutu tanpa menyampaikan rencana penerbangan.
Sebelum insiden ini, Polandia telah melakukan operasi pengecekan serupa pada pertengahan Juli, saat tiga hari berturut-turut jet tempur negara itu harus meluncur untuk mengidentifikasi armada udara Rusia yang mencakup Il-20 dan Su-30. Operasi semacam itu kian lazim sejak 2022, ketika Rusia memulai invasi penuh terhadap Ukraina. Banyak pesawat militer Moskow tercatat terbang tanpa transponder aktif dan tanpa pemberitahuan, memicu respons cepat dari negara-negara NATO.
Di sisi lain, Polandia memperketat kesiapsiagaan menyusul jatuhnya rudal jelajah Kh-101 di wilayah timur negara itu pada akhir Juli. Rudal tersebut meledak di ladang dekat Tarnawa-Kolonia, sekitar 80 kilometer dari perbatasan Ukraina, meninggalkan kawah besar. Pejabat setempat menyebutkan bahwa rudal tersebut membawa muatan peledak yang cukup besar, menimbulkan kekhawatiran atas risiko serangan melintasi wilayah sekutu NATO.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

