Sarwendah Stabil Mental dan Fisik Hadapi Gugatan Hak Asuh
Kuasa hukum Sarwendah menyatakan kliennya dalam kondisi sehat dan siap menghadapi proses hukum terkait gugatan hak asuh anak dari Ruben Onsu.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 15.46 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kondisi fisik dan mental Sarwendah tetap stabil meskipun tengah menghadapi proses hukum yang kompleks terkait gugatan hak asuh anak dari mantan suaminya, Ruben Onsu. Hal ini ditegaskan oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, yang menekankan bahwa kliennya mampu menjaga ketahanan emosional berkat dukungan kuat dari keluarga dan lingkaran dekat. Ia menegaskan tidak ada indikasi gangguan kesehatan psikis yang menghambat kesiapan Sarwendah dalam menghadapi persidangan.
Proses hukum yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat mengalami penundaan selama satu pekan karena Ruben Onsu meminta waktu tambahan untuk menyusun berkas replik. Sidang jawaban tersebut telah dijadwalkan ulang untuk 23 September mendatang, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian duplik oleh pihak Sarwendah. Seluruh tahapan proses hukum berlangsung secara tertutup, menurut Chris, sehingga publik diminta untuk tidak turut serta dalam spekulasi yang tidak berdasar.
Ia menekankan bahwa semua bukti dan argumen terkait hak asuh harus diuji secara objektif di hadapan majelis hakim, bukan di ruang publik. “Persidangan sifatnya tertutup, kita sudahi lah yang sudah kemarin ya sudah lah ya,” tegas Chris, menyerukan sikap bijak dari masyarakat. Ia menilai penting bagi kedua belah pihak untuk menjaga keseimbangan emosional demi kepentingan terbaik anak-anak yang menjadi subyek sengketa.
Gugatan ini berawal dari keinginan Ruben Onsu untuk menjalin komunikasi rutin dengan anak-anaknya setelah perceraian resmi terjadi pada 24 September 2024. Ia kemudian mengajukan gugatan ke PN Jakarta Selatan pada 1 Juli, namun mediasi yang dilakukan gagal mencapai kesepakatan. Kegagalan tersebut dipicu berbagai isu yang saling menyentuh, mulai dari aspek finansial hingga kondisi kesehatan masing-masing pihak.
Kendati demikian, Chris Sam Siwu menegaskan bahwa semua dokumen dan pernyataan yang disampaikan adalah hasil dari keterangan langsung dari kliennya dan pihak terkait. Ia juga membantah isu yang menyebut adanya ketidaksesuaian data, seperti perbedaan tanggal lahir dalam dokumen kesehatan, dengan menyatakan bahwa semua dokumen yang beredar merupakan hasil dari informasi yang diberikan oleh Ruben Onsu kepada pihaknya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Dokumenter Netflix 'Skenario Sang Jenderal' mengungkap rekayasa kasus kematian Brigadir J melalui arsip, wawancara eksklusif, dan analisis kritis terhadap peran Ferdy Sambo dan kroninya.
21 September 2026

Bupati Pati Nonaktif Dituntut 8,5 Tahun karena Kasus Jual Beli Jabatan dan Gratifikasi Proyek
Jaksa menuntut Bupati Pati nonaktif Sudewo dengan hukuman 8,5 tahun penjara terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa dan penerimaan gratifikasi proyek DJKA.
21 September 2026

Anak Kiai Jombang Divonis Kekerasan Seksual, Bebas Awal Tanpa Pemberitahuan Korban
Investigasi menemukan anak kiai Jombang yang divonis tujuh tahun karena kekerasan seksual telah dibebaskan lebih awal tanpa pemberitahuan kepada korban, meski masih dalam masa pembebasan bersyarat.
21 September 2026

Tiga Media Amerika Gugat Trump atas Cabut Akses Jurnalis
Tiga media AS menggugat pemerintahan Trump karena mencabut izin jurnalis tanpa pemberitahuan, menilai tindakan tersebut melanggar Amandemen Pertama dan mengancam kebebasan pers.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

