Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Satgas Sumber Daya LAT Silaturahmi dengan Wagub Sultra

Audiensi antara Satgas Sumber Daya DPP LAT Sultra dan Wagub Sultra membahas penguatan kedaulatan sumber daya lintas sektor secara menyeluruh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Satgas Sumber Daya LAT Silaturahmi dengan Wagub Sultra
Foto: MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Satuan Tugas Sumber Daya Dewan Pimpinan Pusat Lingkar Amanat Transformasi (LAT) Sulawesi Tenggara menggelar pertemuan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, di kantor gubernur, Kendari, Senin (1 September 2026). Pertemuan ini menjadi ruang dialog strategis untuk menyelaraskan visi penguatan kedaulatan sumber daya alam di berbagai sektor, dengan fokus pada keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Ketua Satgas Sumber Daya DPP LAT Sultra, Rusmin Abdul Gani, menegaskan bahwa kedaulatan sumber daya bukan hanya soal pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga tentang penguatan ekonomi lokal, kemandirian pangan, dan keadilan distribusi manfaat. Ia menyoroti ketergantungan masyarakat Sultra terhadap korporasi di sektor pertanian dan perkebunan, serta belum optimalnya nilai tambah dari sektor pertambangan yang masih didominasi oleh ekspor bahan mentah.

Dalam paparannya, Satgas memaparkan tiga pilar utama: pertanian dan perkebunan yang berdaulat secara pangan dan ekonomi; pertambangan yang berkelanjutan, berbasis hilirisasi, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan; serta penguatan ekonomi kerakyatan dan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang tidak bergantung pada satu sektor. Dukungan ekspor produk non-tambang juga disoroti sebagai langkah diversifikasi ekonomi.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyambut positif inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menerapkan pendekatan berbasis ekoteologi—mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan keadilan sosial. Ia menekankan bahwa tidak mungkin mencapai kemandirian tanpa melibatkan anak muda, organisasi masyarakat, dan akademisi seperti LAT. Kedaulatan sumber daya, menurutnya, adalah fondasi utama terwujudnya Sulawesi Tenggara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya