Sekolah Mode Paris yang Tanpa Biaya, Hasilkan Kreativitas Tanpa Batas
École Duperré Paris, sekolah seni negeri di Paris, menawarkan pendidikan gratis dengan fasilitas lengkap dan kurikulum inovatif yang menghasilkan desainer berkelas global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.13 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - École Duperré Paris, institusi pendidikan seni dan desain bergengsi di ibu kota Prancis, menjadi pusat pengembangan talenta fashion internasional tanpa memungut biaya pendidikan. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Nasional dan pemerintah kota Paris, sekolah ini menawarkan akses terhadap fasilitas modern seperti ruang tenun, bordir, dan produksi kain secara gratis bagi seluruh mahasiswa. Setiap tahun, lebih dari puluhan ribu pelamar bersaing untuk meraih 120 kursi yang tersedia, menunjukkan tingginya minat terhadap pendidikan seni yang berkualitas dan terjangkau.
Kunjungan ke kampus yang berdiri sejak era 1970-an mengungkapkan konsep pendidikan yang mendalam dan berbasis riset. Natacha Lallemand, kepala hubungan internasional sekolah, menekankan bahwa kelulusan mahasiswa ditentukan oleh kemampuan menyelesaikan riset mendalam, minimal 100 halaman tulisan, yang sering kali melibatkan eksplorasi lintas disiplin—bahkan termasuk magang di tempat pengawetan hewan untuk memahami taksedermi sebagai bagian dari inovasi desain. Pendekatan ini menunjukkan bahwa fashion di École Duperré bukan hanya soal jahitan, tetapi juga filosofi, material, dan konteks sosial.
Dalam program Desain Mode dan Lingkungan (DSAA), mahasiswa didorong untuk melampaui batasan tradisional busana. Beberapa di antaranya berasal dari latar belakang desain ruang atau grafis, namun mampu menghasilkan karya visual yang mendalam tanpa harus menjahit. Di jurusan Image Media and Editorial, fashion dilihat sebagai ekspresi kreatif melalui media visual—dari fotografi hingga editorial digital—yang menggambarkan identitas dan narasi sosial melalui lensa seni. Karya-karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa mode tidak harus berupa pakaian, tetapi bisa menjadi narasi yang hidup dalam bentuk visual.
Fasilitas yang tersedia—mulai dari mesin tenun tangan hingga gudang benang warna-warni—dikelola secara kolektif dan dapat diakses tanpa biaya. Ketersediaan alat dan ruang produksi ini memungkinkan mahasiswa mengeksplorasi ide secara bebas, dari konsep awal hingga produksi akhir, tanpa hambatan finansial. Keberhasilan para lulusannya dalam ajang seperti JF3 Fashion Festival 2026, yang melibatkan kolaborasi dengan Pintu Incubator dan desainer seperti Aurelien Voegeli, Maurine Willebien, dan Paul Vidal, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan seni yang inklusif dan berbasis riset mampu menghasilkan inovasi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

