Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Serangan Udara Israel Guncang Nabatieh, Asap Tebal Selimuti Wilayah

Serangan udara Israel menghantam kawasan Al-Baraka di Zawtar al-Sharqiya, Nabatieh, Lebanon, memicu ledakan besar dan asap tebal, menyusul negosiasi antara kedua negara dengan peran AS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 06.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Serangan Udara Israel Guncang Nabatieh, Asap Tebal Selimuti Wilayah
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah serangan udara Israel menghantam kawasan Al-Baraka di Zawtar al-Sharqiya, wilayah Nabatieh, Lebanon, pada Senin (31/8), menimbulkan ledakan besar yang terdengar hingga ke sejumlah desa di sekitarnya. Asap tebal langsung membumbung ke langit, menyelimuti area sekitar lokasi serangan, dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Lokasi tersebut diketahui berada di dekat perbatasan yang kerap menjadi titik tegang antara kedua negara.

Serangan ini terjadi tak lama setelah negosiasi antara Lebanon dan Israel berlangsung pada periode 4–6 Agustus, dengan Amerika Serikat bertindak sebagai mediator. Meskipun kedua pihak sempat menunjukkan upaya penstabilan, situasi kembali memanas dalam waktu singkat. Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan berasal dari pesawat tempur yang melintasi perbatasan dari arah utara.

Kepada media, pejabat setempat menyatakan bahwa kawasan yang diserang merupakan area pemukiman warga sipil, dengan sejumlah bangunan rusak akibat dampak ledakan. Tim pemadam kebakaran dan petugas darurat segera diterjunkan ke lokasi untuk menangani korban dan memadamkan api yang masih menyala. Hingga saat ini, jumlah korban belum dipastikan, namun laporan awal menyebutkan adanya luka-luka ringan dan kerusakan infrastruktur.

Pihak berwenang Lebanon mengecam aksi tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan menyerukan penyelidikan internasional atas insiden ini. Mereka menegaskan bahwa upaya diplomasi yang sedang berlangsung harus tetap diprioritaskan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Serangan ini kembali menyoroti ketegangan yang terus menghantui wilayah perbatasan, meski ada upaya damai yang sedang digalakkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya