Serbuan Israel di Al Mughayyir Tewaskan Dua Remaja Palestina
Dua pemuda Palestina tewas akibat tembakan pasukan dan pemukim Israel saat menyusup ke desa Al Mughayyir di Tepi Barat, dengan sejumlah sumber menyebut penembak jitu bersiaga di atap rumah warga sebelum insiden.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 11.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pada hari Rabu (2/9), desa Al Mughayyir di wilayah Tepi Barat menjadi lokasi serbuan brutal oleh pasukan Israel dan kelompok pemukim. Dalam aksi tersebut, dua remaja berusia 19 tahun, Mohammad Na'ssan dan Khalil Abu Aliya, tewas akibat luka tembak yang menghantam tubuh mereka. Menurut laporan yang dikutip dari sumber independen, tembakan dilakukan saat warga mencoba mencegah aksi pendudukan yang dilakukan secara paksa oleh pasukan dan pemukim.
Sebelum insiden, desa yang berlokasi di dekat kota Nablus ini telah menjadi sasaran serangan berulang selama beberapa bulan terakhir. Beberapa sumber menyebut bahwa penembak jitu Israel telah mengintai dari atap rumah warga sejak beberapa jam sebelum penyerbuan dimulai. Kondisi itu menunjukkan adanya perencanaan dan pengawasan intensif sebelum operasi militer dilakukan.
Data dari berbagai sumber menunjukkan eskalasi kekerasan yang signifikan di Tepi Barat sejak awal 2026. Hingga saat ini, setidaknya 79 warga Palestina, termasuk 19 anak-anak, gugur dalam konflik, sementara lebih dari 1.870 lainnya mengalami luka-luka. Pada hari sebelumnya, Selasa (1/9), pasukan Israel juga menyerang sebuah masjid di Madama dengan gas air mata, menyebabkan jemaah mengalami sesak napas dan batuk parah.
Aksi serupa juga terjadi di kota Bazariya, di mana pemukim Israel dilaporkan mencoba membakar masjid. Kekerasan yang terus berulang ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak internasional. Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, baru-baru ini menyampaikan kekecewaan terhadap aksi pengepungan yang berlangsung selama tiga pekan di Qusra, sementara Uni Eropa kini sedang meninjau kemungkinan melarang impor produk dari wilayah pendudukan Israel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


