Stok Beras Nasional Cukup untuk 10 Bulan, Pemerintah Siap Hadapi Dampak El Nino
Ketersediaan beras nasional dinyatakan aman hingga 10 bulan ke depan, meski ancaman El Nino mengancam sejumlah lahan pertanian.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 15.32 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketersediaan beras di tingkat nasional dinilai masih dalam kondisi aman, bahkan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 10 bulan ke depan. Perhitungan ini berdasarkan total stok yang meliputi tanaman yang masih tumbuh di lahan (standing crop), beras yang tersimpan di sektor horeka dan rumah tangga, serta cadangan yang disimpan di Bulog. Angka total stok mencapai 26 juta ton, sejalan dengan kebutuhan konsumsi harian yang diperkirakan sekitar 2,6 juta ton per bulan.
Dengan asumsi kebutuhan tersebut, total persediaan mampu menopang kebutuhan hingga Maret 2025, menjelang masa panen raya yang diperkirakan berlangsung pada bulan tersebut. Pemerintah menilai bahwa kedatangan hasil panen baru akan memperkuat pasokan sebelum stok yang ada habis, sehingga tidak terjadi kekosongan pasokan. Kebijakan ini diperkuat dengan antisipasi terhadap dampak El Nino yang diperkirakan memengaruhi sekitar 50 ribu hektare lahan pertanian, namun belum mengganggu produksi secara nasional.
Untuk memitigasi risiko, pemerintah fokus pada penanaman di wilayah yang telah memiliki jaringan irigasi yang terkelola baik, dengan sekitar 3 hingga 4 juta hektare lahan telah mengalami perbaikan infrastruktur irigasi. Selain itu, pemerintah menyiapkan berbagai dukungan teknis seperti benih tahan kekeringan, penerapan sistem pertanian modern (PM-AAS), serta alat pompa untuk memastikan ketersediaan air di lahan yang terdampak.
Petani yang terdampak kekeringan langsung diberikan bantuan berupa benih gratis, alat mesin pertanian, dan bantuan pompanisasi tanpa biaya. Langkah ini bertujuan agar petani tidak terpuruk akibat kondisi iklim ekstrem, sekaligus menjaga kelancaran musim tanam dan produksi pangan nasional. Dengan pendekatan terintegrasi, pemerintah menegaskan bahwa El Nino tidak akan mengganggu ketahanan pangan secara menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uni Eropa Usulkan Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 15 Tahun
Uni Eropa mengusulkan pembatasan akses media sosial, AI, dan game online bagi anak-anak di bawah 15 tahun demi perlindungan dari risiko digital.
16 September 2026

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kendalikan Penggunaan BBM Subsidi
Pemerintah sedang menyusun formulasi baru untuk menata penggunaan BBM bersubsidi, menyusul lonjakan konsumsi akibat pergeseran pola konsumsi masyarakat.
16 September 2026

Prabowo Tegaskan Danantara Dukung Perluasan LRT Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menyetujui keterlibatan Danantara dalam pendanaan perluasan LRT Jakarta hingga Velodrome dan Stasiun Whoosh, sejalan dengan visi kota hijau dan transportasi berkelanjutan.
16 September 2026

Pemerintah Bantah Potong RKAB Vale, Sebut Permintaan Tambahan dari Perusahaan
Menteri ESDM menegaskan tidak ada pemotongan RKAB untuk PT Vale Indonesia, melainkan perusahaan yang mengajukan tambahan setelah persetujuan tahap awal.
16 September 2026
Berita Lainnya

Oppo Siap Luncurkan Find X10 Series dengan Teknologi Kamera dan Baterai Terbaru
Rabu, 16 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Perkuat Daya Saing untuk Tarik Investasi Teknologi
Rabu, 16 September 2026, 19.37 WITA

Kenaikan Harga Minyak Akibat Gangguan Ekspor Saudi dan Libya
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Siapkan BEV Entry-Level, Studi Masih Berjalan
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Toyota Konfirmasi bZ4X Lokal Capai TKDN 40%
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Usulan Batalkan Rotasi Pegawai Dikabulkan Setelah Kritik Internal
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

Asing Lanjutkan Aksi Jual, Mandiri Pimpin Penurunan IHSG
Rabu, 16 September 2026, 19.36 WITA

DBS Perkuat Ekosistem Otomotif Lewat Jaringan Regional
Rabu, 16 September 2026, 19.35 WITA


