Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tahir Turunkan Porsi Saham MPRO Setelah Transaksi Rp30 Miliar

Pengendali MPRO, Dato Sri Tahir, melepas 2,5 juta saham dengan nilai total Rp30 miliar, menurunkan kepemilikannya menjadi 10,44%.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 12.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tahir Turunkan Porsi Saham MPRO Setelah Transaksi Rp30 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemegang saham utama PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), Dato Sri Tahir, melakukan penjualan 2,5 juta lembar saham dengan harga Rp12.000 per saham pada 24 September 2026. Transaksi ini mencatatkan nilai total sebesar Rp30 miliar dan tercatat dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penjualan dilakukan secara langsung, sesuai dengan keterangan resmi yang diterbitkan lewat sistem pelaporan pasar modal.

Setelah transaksi selesai, kepemilikan Tahir di MPRO turun dari 10,46% menjadi 10,44%. Jumlah saham yang dimiliki kini berada di angka 1.037.820.263 lembar, berkurang dari sebelumnya 1.040.320.263 lembar. Meskipun transaksi ini terjadi, tidak terdapat perubahan signifikan terhadap harga saham dalam perdagangan hari berikutnya, Rabu (30/9/2026), yang tetap berada di level Rp12.000 per saham.

Pergerakan pasar MPRO pada hari itu terpantau sangat rendah, dengan volume perdagangan hanya mencapai 11 lot dan nilai transaksi sebesar Rp12,94 juta. Hal ini menunjukkan minimnya aktivitas investor dalam sesi perdagangan tersebut, yang kemungkinan besar dipengaruhi oleh volume transaksi yang kecil dan tidak ada pergerakan harga yang mencolok.

Tujuan dari penjualan saham tersebut, seperti yang dicantumkan dalam keterbukaan informasi, adalah untuk keperluan penjualan saham dengan status kepemilikan secara langsung. Keterangan ini menegaskan bahwa transaksi dilakukan atas keputusan pribadi dan tidak terkait dengan perubahan strategi perusahaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya