Tanker AS Meledak di Selat Hormuz Akibat Ranjau Iran
Satu tanker minyak milik AS meledak saat melintasi Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau, sementara dua lainnya mundur setelah insiden tersebut.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa satu dari tiga tanker minyak yang berusaha menyeberangi Selat Hormuz mengalami ledakan dan terbakar akibat ranjau yang telah dipasang di rute selatan. Insiden ini terjadi pada Kamis 23 Juli 2026, saat kapal-kapal tersebut mencoba melintas tanpa koordinasi dengan Iran. IRGC menegaskan bahwa akses melalui wilayah tersebut telah diblokir untuk semua kapal yang tidak mendapatkan izin resmi dari pihak Republik Islam Iran.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menyatakan bahwa dua tanker lain yang masih berada di lokasi segera memutuskan untuk berbalik arah dan menarik diri setelah insiden meledaknya salah satu kapal. Upaya untuk memaksa melintas tanpa izin, kata mereka, akan berakhir dengan konsekuensi serius. Pihak Iran menegaskan bahwa seluruh kapal yang terjebak dalam strategi yang disebut "tipu daya Amerika Serikat" akan menghadapi nasib yang sama.
Sebelum kejadian, Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi telah memperingatkan secara tegas bahwa jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau sebagai respons atas aktivitas militer AS di kawasan. Ia menekankan bahwa penggunaan rute tersebut akan merusak investasi dan mengancam keselamatan kapal. Peringatan itu diulang kembali dalam konteks insiden yang terjadi beberapa jam kemudian.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman balik, menyatakan bahwa setiap serangan Iran terhadap kapal di Selat Hormuz akan dibalas dengan serangan terhadap infrastruktur kunci di Iran, termasuk jembatan atau pembangkit listrik di ibu kota Teheran. Ancaman ini menjadi bagian dari eskalasi tegang yang terus berlangsung di kawasan strategis tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Masker Sekali Pakai Tak Boleh Dicuci, Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 15.47 WITA

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


