Tim Pemasyarakatan Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng Pasca Gempa
Tim Ditjenpas meninjau langsung kerusakan bangunan Rutan Ruteng pasca gempa untuk menentukan langkah perbaikan berdasarkan hasil evaluasi teknis.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 08.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM melakukan peninjauan lapangan ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (3/9), guna menilai kondisi struktural bangunan pasca gempa bumi. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses pendataan kerusakan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan perbaikan dan pemulihan fasilitas tahanan.
Kunjungan dilakukan secara langsung oleh petugas teknis yang memfokuskan evaluasi pada integritas bangunan, kelayakan struktural, serta potensi risiko terhadap keselamatan tahanan dan petugas. Tim juga mengidentifikasi titik-titik kerusakan parah yang memerlukan intervensi segera, termasuk retakan pada dinding, kerusakan atap, dan kebocoran pada sistem penyaluran air.
Hasil peninjauan akan menjadi acuan utama dalam penyusunan rencana perbaikan yang akan diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga standar layanan dan kelayakan fasilitas pemasyarakatan, bahkan dalam kondisi bencana alam.
Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan teknis dan sistematis, mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan. Dengan data lapangan yang akurat, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya secara tepat guna dan memastikan keberlangsungan operasional Rutan Ruteng tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


