Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump Ubah Nama Danau Ontario, Kanada Tegaskan Identitas Tetap

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa Danau Ontario tetap bernama demikian di mata warga negara dan pemerintah, meski Presiden AS Donald Trump mengganti namanya secara sepihak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Trump Ubah Nama Danau Ontario, Kanada Tegaskan Identitas Tetap📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Kanada Mark Carney secara tegas menyatakan bahwa perubahan nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak mengubah fakta historis dan geografis yang telah lama dikenal dunia. Ia menegaskan bahwa seluruh warga Kanada, termasuk pemerintah pusat dan daerah, tetap mengakui dan menggunakan nama asli danau tersebut.

Carney menanggapi kebijakan sepihak Trump dengan menekankan bahwa identitas geografis dan sejarah suatu wilayah tidak dapat diubah melalui keputusan politik semata. Ia menekankan bahwa nama Danau Ontario akan tetap dipakai secara konsisten, baik dalam dokumen resmi maupun percakapan sehari-hari, sebagai bentuk pengakuan terhadap keberadaan dan hak-hak Kanada atas wilayah tersebut.

Kepala Pemerintahan Ontario, Doug Ford, mendukung pernyataan Carney dengan menegaskan bahwa Danau Ontario adalah milik Kanada dan dunia internasional, bukan hasil dari kebijakan satu arah. Ia menekankan bahwa perubahan nama yang dilakukan oleh Trump tidak memiliki dasar hukum maupun pengakuan internasional.

Penggantian nama danau ini muncul dalam konteks ketegangan dagang antara kedua negara, yang sempat memuncak setelah negosiasi bilateral gagal mencapai kesepakatan. AS sebelumnya menetapkan tenggat waktu 22 Agustus untuk mencegah diterapkannya tarif 50 persen terhadap barang-barang Kanada bernilai 20 miliar dolar AS, yang dibalas dengan kebijakan pajak balasan terhadap sekitar 700 produk asal AS dengan nilai serupa.

Dari sisi geografis, sekitar 52 persen luas permukaan Danau Ontario terletak di wilayah Kanada, sementara sisanya berada di negara bagian New York, Amerika Serikat. Keputusan Trump disebut sebagai bentuk respons terhadap dinamika hubungan dagang yang memburuk, meski tidak didukung oleh fakta administratif atau hukum internasional mengenai kepemilikan nama danau.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya