Trump Usul Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump
Presiden AS Donald Trump mengusulkan perubahan nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump dalam unggahan di platform media sosial, menyusul klaim pengendalian atas jalur strategis tersebut.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi dengan mengusulkan perubahan nama Selat Hormuz menjadi "Selat Trump" dalam sebuah unggahan di Truth Social. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat kini berada di bawah kendali penuh atas kawasan tersebut, sekaligus mempertanyakan kelayakan nama geografis yang tetap dipertahankan. Unggahan itu disertai pernyataan bahwa wilayah tersebut akan menjadi "lebih panas" dari sebelumnya, menandai sikap tegas dalam politik luar negeri yang dijalankannya.
Pernyataan Trump tersebut muncul dalam konteks ketegangan geopolitik dengan Iran, yang diperparah oleh kebijakan militer dan diplomatik yang diambil pemerintahannya. Saat dimintai konfirmasi oleh wartawan di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa gagasan tersebut bukan rencana serius, melainkan bentuk kritik satir terhadap dinamika perubahan nama geografis yang kini sedang ramai dibicarakan. Ia menekankan bahwa perubahan nama merupakan bagian dari kebijakan konsisten yang dijalankan pemerintahnya dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, Trump juga telah memerintahkan penggantian nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, serta Teluk Meksiko diganti menjadi Teluk Amerika. Langkah-langkah tersebut telah memicu perdebatan luas di kalangan ilmuwan, sejarawan, dan masyarakat sipil. Dalam konteks yang sama, Trump sebelumnya telah menyebarluaskan peta digital yang menampilkan Selat Hormuz dengan nama alternatif, menunjukkan bahwa gagasan tersebut bukan sekadar spontanitas, melainkan bagian dari pola kebijakan yang konsisten.
Kritik pun datang dari Senator independen Bernie Sanders, yang menyoroti ketidakrealistisan usulan tersebut. Ia menekankan bahwa masyarakat AS lebih menginginkan penyelesaian damai atas konflik dengan Iran daripada perubahan simbolik. Sanders menyebut perang tersebut ilegal dan menyalahkan eskalasi harga energi, yang kini mencapai $5,69 per galon untuk solar dan $4,12 untuk bensin. Ia menyerukan kepada Trump untuk bertindak sebagai pemimpin, bukan sebagai "raja gila".
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


