Tujuh Emiten Siap Bagi Dividen Akhir Oktober 2026
Tujuh perusahaan go public di BEI akan membagikan dividen kepada pemegang saham pada periode awal hingga pertengahan Oktober 2026, dengan total pembagian mulai dari Rp2 hingga Rp430 per saham.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 12.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak tujuh emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan jadwal pembagian dividen untuk periode awal hingga pertengahan Oktober 2026. Proses pembagian dimulai dengan PT Toba Surimi Industries Tbk. (CRAB), yang akan memberikan dividen sebesar Rp2 per saham, dengan yield 0,93% berdasarkan harga pasar Rp216. Jadwal cum date ditetapkan pada 5 Oktober, diikuti ex date pada 6 Oktober.
Berikutnya, PT United Tractors Tbk. (UNTR) akan membagikan dividen Rp430 per saham, memberikan yield 1,76% dari harga saham Rp24.375. Cum date ditetapkan pada 6 Oktober, dan ex date pada 7 Oktober. PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) juga masuk dalam daftar, dengan pembagian dividen Rp297 per saham, yang setara dengan yield 11,79% dari harga saham Rp2.520, berlaku mulai cum date 7 Oktober hingga ex date 8 Oktober.
PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) menempati posisi berikutnya dengan dividen Rp611,93 per saham, atau yield 8,44% dari harga saham Rp7.250. Jadwal cum date GEMS jatuh pada 8 Oktober, ex date pada 9 Oktober. Pada hari yang sama, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) juga akan memasuki cum date 8 Oktober dan ex date 9 Oktober, dengan pembagian dividen Rp233 per saham, menyumbang yield 2,91% dari harga saham Rp8.000.
Pekan berikutnya, dua emiten lainnya, PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN), akan membagikan dividen pada 12 Oktober (cum date) dan 13 Oktober (ex date). ASII menawarkan dividen Rp98 per saham, dengan yield 2,12% dari harga saham Rp4.630, sementara TLDN memberikan dividen Rp20 per saham dengan yield 3,36% dari harga saham Rp595.
Pembagian dividen ini menjadi indikator kinerja keuangan perusahaan yang stabil dan komitmen terhadap pemegang saham. Investor diimbau memperhatikan jadwal cum dan ex date untuk menentukan waktu pembelian atau penjualan saham guna memastikan hak atas dividen tetap terpenuhi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

TBPKP Bukan STNK, Ini Fungsi dan Isi Dokumen Penting di Belakang STNK
TBPKP adalah bukti pelunasan pajak kendaraan yang berbeda dari STNK, berlaku satu tahun dan harus disimpan bersama dokumen utama.
6 Oktober 2026

Aturan Keberatan Pajak Diperbarui, Ini Perubahan Kunci
Pemerintah resmi keluarkan peraturan baru yang memperjelas tata cara keberatan, pengurangan, dan penghapusan sanksi pajak, termasuk mekanisme permintaan data dan pemutihan sementara.
6 Oktober 2026

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,2%
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 dinaikkan Bank Dunia menjadi 5,2%, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya dan unggul atas rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik.
6 Oktober 2026

Pertumbuhan Ekonomi EAP Diproyeksikan 4,5% di 2026, Didorong AI dan Produksi Teknologi
Proyeksi Bank Dunia menunjukkan ekonomi Asia Timur dan Pasifik tumbuh 4,5% pada 2026, didorong adopsi teknologi AI dan ekspor barang berteknologi tinggi.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Honda Uji Coba Pengisian Listrik Mobil Saat Melaju di Jalan Tol
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.29 WITA

Anthropic Gagal Lobi Vatikan Soal Kesadaran AI
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.23 WITA

Mogok Nasional 24 Jam Didesain untuk Keadilan Perumahan dan Upah
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.23 WITA

Pengalihan Utang KCIC ke Kemenkeu Terus Berjalan
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.22 WITA

Asia Timur dan Pasifik Hadapi Tantangan Pertumbuhan 2026
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.22 WITA

Puan Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.22 WITA

Menkeu Tekankan Peran Bea Cukai Jaga Ekonomi dan Penerimaan Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.21 WITA

Rupiah Menguat Tipis di Pembukaan, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.875
Selasa, 6 Oktober 2026, 12.21 WITA

