Umrah Jemaah Indonesia Lancar, Menhaj Jamin Keamanan di Tengah Ketegangan Regional
Menteri Haji dan Umrah menegaskan ibadah umrah bagi WNI tetap aman dan lancar meski terjadi ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi, dengan penerbangan langsung tidak mengalami gangguan signifikan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.24 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses ibadah umrah bagi warga negara Indonesia berjalan dengan aman dan tanpa hambatan berarti, meskipun terjadi eskalasi konflik di wilayah Arab Saudi. Menteri Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa operasional penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi tetap berjalan normal, tanpa adanya penundaan atau pembatalan yang berdampak luas terhadap jemaah.
Penerbangan transit yang melintasi wilayah Arab Saudi sempat mengalami keterlambatan ringan, namun tetap berada dalam batas toleransi dan tidak mengganggu jadwal ibadah. Menurutnya, hal tersebut merupakan respons atas dinamika situasi regional yang terus dipantau secara ketat oleh pemerintah. “Kami terus memastikan kondisi tetap terkendali dan semua proses berjalan sesuai rencana,” ujar dia dalam pertemuan di Jogja Expo Center, Bantul, Jumat (23/10).
Untuk memperkuat pengawasan, Kementerian Haji dan Umrah menjalin komunikasi rutin dengan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik Indonesia di Riyadh dan Jeddah. Koordinasi ini dilakukan secara harian guna mendapatkan informasi terkini dan merespons cepat jika terjadi perubahan situasi yang berpotensi mengganggu perjalanan jemaah. “Kami selalu memperbarui data dan situasi bersama KBRI dan KJRI,” kata Menhaj.
Dukungan dari pihak Arab Saudi juga turut ditegaskan, setelah Menhaj bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi di Yogyakarta. Duta Besar tersebut memastikan wilayah Makkah, Madinah, dan Jeddah tetap kondusif dan aman bagi para jemaah umrah. “Sampai hari ini, semua fasilitas dan layanan umrah berjalan lancar tanpa gangguan serius,” tegas Menhaj, menegaskan bahwa kondisi keamanan di kota suci tetap terjaga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

PLN Gelar Diskon Tambah Daya 50% Hingga 4 November
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Danantara Siap Bangun BUMN Tekstil dengan Modal Rp100 T
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

