Xi Jinping Dijadwalkan Kunjungi AS, Trump Soroti Sikap China di Hormuz
Presiden AS Donald Trump menyampaikan apresiasi terhadap China yang dinilai tidak turut campur dalam ketegangan di Selat Hormuz, menjelang kunjungan Presiden Xi Jinping ke Washington dalam beberapa pekan ke depan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.52 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan antusiasme menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan resmi ke Washington DC dalam waktu dekat. Ia menekankan hubungan bilateral yang dinilai tetap positif, meski tidak menyertakan detail waktu pasti kunjungan tersebut. Dalam pernyataan terbaru, Trump menekankan bahwa kedua pemimpin memiliki komunikasi yang baik dan saling menghargai.
Trump menyoroti sikap China yang dinilai netral dalam konflik di Selat Hormuz, wilayah strategis yang menjadi pusat ketegangan antara AS dan Iran. Ia menyebut China relatif tidak terlibat secara aktif dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya. “Dia (Xi) cukup bijak dalam menahan diri. Tidak seperti yang seharusnya dilakukan,” ujarnya, menekankan pentingnya kebijakan luar negeri yang menahan diri dalam krisis geopolitik.
Pernyataan tersebut turut menyoroti pergeseran sikap AS terhadap China dalam beberapa tahun terakhir. Trump menegaskan bahwa meski hubungan dengan China sempat memburuk di era sebelumnya, kini ia merasa China mulai menghargai AS. Ia menyebut bahwa di masa lalu, China pernah meremehkan Amerika, tetapi kini terjadi perubahan yang menunjukkan rasa hormat yang lebih besar.
Di sisi lain, kebijakan AS terhadap sektor keuangan China juga menunjukkan pergeseran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa rencana penjatuhan sanksi kepada bank-bank China tidak akan dilanjutkan, meskipun sebelumnya sempat menjadi pertimbangan. Hal ini mencerminkan upaya menyeimbangkan tekanan terhadap Iran tanpa memperkeruh hubungan dengan China, yang tetap menjadi mitra penting dalam isu-isu global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


