Xi Jinping Dijadwalkan Kunjungi AS, Trump Soroti Sikap China di Hormuz
Presiden AS Donald Trump menyampaikan apresiasi terhadap China yang dinilai tidak turut campur dalam ketegangan di Selat Hormuz, menjelang kunjungan Presiden Xi Jinping ke Washington dalam beberapa pekan ke depan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.52 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan antusiasme menyambut kedatangan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan resmi ke Washington DC dalam waktu dekat. Ia menekankan hubungan bilateral yang dinilai tetap positif, meski tidak menyertakan detail waktu pasti kunjungan tersebut. Dalam pernyataan terbaru, Trump menekankan bahwa kedua pemimpin memiliki komunikasi yang baik dan saling menghargai.
Trump menyoroti sikap China yang dinilai netral dalam konflik di Selat Hormuz, wilayah strategis yang menjadi pusat ketegangan antara AS dan Iran. Ia menyebut China relatif tidak terlibat secara aktif dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya. “Dia (Xi) cukup bijak dalam menahan diri. Tidak seperti yang seharusnya dilakukan,” ujarnya, menekankan pentingnya kebijakan luar negeri yang menahan diri dalam krisis geopolitik.
Pernyataan tersebut turut menyoroti pergeseran sikap AS terhadap China dalam beberapa tahun terakhir. Trump menegaskan bahwa meski hubungan dengan China sempat memburuk di era sebelumnya, kini ia merasa China mulai menghargai AS. Ia menyebut bahwa di masa lalu, China pernah meremehkan Amerika, tetapi kini terjadi perubahan yang menunjukkan rasa hormat yang lebih besar.
Di sisi lain, kebijakan AS terhadap sektor keuangan China juga menunjukkan pergeseran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa rencana penjatuhan sanksi kepada bank-bank China tidak akan dilanjutkan, meskipun sebelumnya sempat menjadi pertimbangan. Hal ini mencerminkan upaya menyeimbangkan tekanan terhadap Iran tanpa memperkeruh hubungan dengan China, yang tetap menjadi mitra penting dalam isu-isu global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

