China Dorong Arsitektur Keamanan Timur Tengah Tanpa Intervensi Luar
Presiden China menekankan pentingnya keberdaulatan kawasan Timur Tengah dan menawarkan kolaborasi untuk membangun keamanan bersama tanpa campur tangan pihak luar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden China, Xi Jinping, menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung keberdaulatan negara-negara Timur Tengah dalam menyusun arsitektur keamanan baru yang berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi saat kunjungan resmi ke kawasan tersebut. Xi menekankan bahwa rakyat Timur Tengah harus menjadi penentu utama nasib mereka sendiri, serta menolak segala bentuk intervensi eksternal yang mengancam stabilitas wilayah.
Kunjungan ini menjadi yang pertama dalam empat tahun terakhir dan dianggap sebagai langkah strategis China untuk memperkuat posisinya di kawasan yang secara geopolitik dinamis. Di tengah ketegangan akibat ketegangan antara AS dan Iran, terutama di Selat Hormuz, Xi menyatakan kesiapan Beijing untuk bermitra dengan negara-negara kawasan guna menjamin keamanan jalur pelayaran internasional. Ia menekankan perlunya solusi komprehensif yang melibatkan semua pihak secara adil dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Xi juga menekankan pentingnya penyelesaian isu Palestina sebagai inti dari permasalahan regional yang belum terselesaikan. Ia mendukung peran aktif PBB dalam menangani krisis tersebut dan menyerukan penghentian praktik standar ganda yang sering dikeluhkan oleh negara-negara Arab. China, menurutnya, siap menjadi mitra yang netral dan konsisten dalam upaya menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun.
Mesir, sebagai negara Arab dan Afrika pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan China sejak 1956, kini menjadi salah satu mitra utama dalam kerja sama ekonomi dan militer dengan Beijing. Meskipun tetap menjaga hubungan dengan AS—yang memberikan bantuan militer tahunan senilai sekitar US$1,3 miliar—Kairo secara konsisten memperluas kerja sama dengan China dalam berbagai bidang, termasuk infrastruktur dan teknologi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


