Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Delapan WNI Diduga Terlibat Militer Rusia, Pemerintah Verifikasi Fakta

Pemerintah tengah memverifikasi kebenaran laporan FISU soal delapan WNI yang disebut direkrut sebagai tentara Rusia, sementara aduan terhadap Budi Arie dilayangkan ke Bareskrim atas dugaan makar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 07.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Delapan WNI Diduga Terlibat Militer Rusia, Pemerintah Verifikasi Fakta
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia kini melakukan pemantauan mendalam terhadap informasi yang menyebutkan delapan warga negara Indonesia (WNI) diduga direkrut oleh angkatan bersenjata Federasi Rusia. Klaim ini berasal dari Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU), yang menyatakan bahwa individu-individu tersebut telah terlibat dalam aktivitas militer terkait konflik di wilayah Timur Eropa. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa semua aspek—termasuk identitas, status kewarganegaraan, proses rekrutmen, serta bentuk keterlibatan—sedang diproses secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan informasi.

Di sisi lain, sebuah kelompok yang mengatasnamakan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) telah melaporkan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, ke Bareskrim Polri atas dugaan makar dan penghasutan. Laporan ini muncul setelah sebuah video yang menyebar luas di media sosial menampilkan pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan pergeseran momentum politik dan pemilu lebih cepat dari jadwal 2029. GCP menilai isi video tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan sosial dan memicu kegundahan publik, sehingga perlu ditindaklanjuti secara hukum.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melanjutkan proses hukum terhadap anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni (VLA), dengan melakukan dua kali pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi. Pemeriksaan dilakukan pada 4 dan 10 Agustus 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebelum akhirnya penyidik melakukan penyitaan dua aset milik terduga pelaku. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi secara sistematis dan berbasis bukti.

Dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeluarkan tujuh perintah harian yang menjadi pedoman operasional bagi seluruh jajaran Kejaksaan. Perintah pertama menekankan pentingnya nilai-nilai ketuhanan dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan, sebagai fondasi moral dalam pelaksanaan tugas. Instruksi ini diharapkan dapat memperkuat integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Di tingkat tertinggi, Mahkamah Agung (MA) resmi melantik 11 hakim agung dan tiga hakim ad hoc hasil seleksi tahun 2026. Pelantikan berlangsung di Ruang Koesoemah Atmadja, Lantai 14 Tower MA, Jakarta Pusat, dengan dihadiri Ketua MA Sunarto. Para hakim terpilih telah melalui proses seleksi ketat oleh Komisi Yudisial dan disetujui oleh DPR RI, menandai peningkatan kapasitas lembaga peradilan dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum di tingkat nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya