Demonstran Argentina Serbu Rumah Investor di Tengah Protes Energi Fosil
Warga Argentina menggelar aksi protes di depan rumah miliuner Peter Thiel, menolak keterlibatannya dalam proyek energi fosil, terutama di wilayah Vaca Muerta, menyusul investasi formalnya melalui Thiel Macro pada Agustus 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Puluhan demonstran menghadang akses menuju rumah mewah Peter Thiel di Buenos Aires dalam aksi yang berlangsung pada Sabtu waktu setempat. Mereka mengenakan topeng dan membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap eksploitasi sumber daya alam oleh investor asing, khususnya dalam sektor minyak, gas, dan minyak serpih. Aksi tersebut menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan energi yang dianggap merusak lingkungan dan mengabaikan hak masyarakat lokal.
Investasi formal Thiel di Argentina diumumkan pada Agustus 2026 melalui Thiel Macro, sebuah dana lindung nilai yang mengakuisisi hampir 1 persen saham di Vista Energy. Perusahaan ini memiliki lebih dari 1.100 lokasi eksplorasi dan produksi di wilayah Vaca Muerta, salah satu basis energi terbesar di Amerika Selatan. Kehadiran Thiel sebagai pemegang saham besar memicu kekhawatiran publik atas dominasi modal asing dalam pengelolaan sumber daya strategis negara.
Aksi demonstrasi ini juga menjadi bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Javier Milei, yang dinilai menguntungkan industri energi fosil dengan melonggarkan regulasi lingkungan. Salah satu inisiatif yang menjadi sorotan adalah Undang-Undang Gletser, yang melemahkan larangan aktivitas industri dan pertambangan di kawasan pegunungan. Kebijakan tersebut dianggap membuka celah bagi eksploitasi besar-besaran di wilayah sensitif ekologis.
Para peserta aksi menegaskan bahwa kehadiran Thiel bukan sekadar urusan finansial, melainkan bagian dari tren global yang memprioritaskan keuntungan korporat di atas keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial. Mereka meminta pemerintah untuk meninjau ulang kerja sama dengan investor asing yang terlibat dalam proyek energi yang berpotensi merusak ekosistem dan mengancam kesejahteraan rakyat.
Aksi ini menunjukkan kekuatan gerakan sosial yang semakin terorganisir dalam menanggapi kebijakan ekonomi yang dianggap merugikan masyarakat dan lingkungan. Dengan tegas menyerukan transparansi dan pertanggungjawaban, demonstran menekankan bahwa pembangunan energi harus berjalan sejalan dengan keadilan, keberlanjutan, dan partisipasi publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Luiz Inácio Lula da Silva kembali menjabat presiden Brasil setelah menang telak dalam pemilu 2026 dengan 51,75% suara, mengalahkan Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden.
26 Oktober 2026

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Singapura menegaskan kembali komitmen kontrak dan siap ambil langkah hukum atas pemangkasan pasokan gas dari Indonesia, meski dampaknya terbatas di bawah 2% kebutuhan harian.
26 Oktober 2026

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Menteri Keuangan dan Menteri PANRB memastikan skema pembayaran gaji ASN tetap menggunakan sistem perbankan, menolak isu pengalihan ke Koperasi Desa Merah Putih yang masih wacana.
26 Oktober 2026

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tegaskan pasar modal nasional memiliki fundamental kuat dan mampu menentukan status global tanpa bergantung pada penilaian eksternal.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Keringanan Sanksi Pajak Berlaku Mulai Oktober 2026
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

IHSG Naik 4,9% di Akhir Pekan, Investor Asing Beli Bersih Rp1,28 Triliun
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

