Gus Irfan Buka Suara Soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan menjelaskan alasan pengangkatan dua anaknya sebagai tenaga ahli, menekankan peran sukarela dan keterbatasan sumber daya saat pembentukan BP Haji.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.25 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 72x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, akrab disapa Gus Irfan, secara terbuka menjelaskan konteks penunjukan dua anaknya, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad, sebagai tenaga ahli di kementeriannya. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan dilakukan sembarangan, melainkan berdasarkan proses panjang sejak terbentuknya Badan Penyelenggara (BP) Haji pada akhir 2024. Saat itu, kementerian belum memiliki staf maupun infrastruktur kerja yang memadai, termasuk sejumlah posisi strategis yang belum diisi.
Gus Irfan menceritakan bahwa sejumlah anak-anaknya bersama para santrinya secara sukarela turut serta dalam proses pembentukan struktur BP Haji. Mereka bekerja tanpa imbalan selama tiga hingga empat bulan, membantu dari tahap awal hingga tahap operasional. “Saya dan Pak Bang Dahnil hanya berdua. Sementara saya ditemani oleh santri dan anak-anak saya,” ujar dia dalam kesempatan di Jogja Expo Center, Bantul. Keberadaan mereka menjadi fondasi awal dalam membangun organisasi yang masih baru.
Dalam proses tersebut, sebagian dari mereka yang terlibat secara aktif dan menunjukkan kompetensi di bidang tertentu kemudian dipertimbangkan untuk diangkat sebagai tenaga ahli. Gus Irfan menekankan bahwa penunjukan ini tidak melanggar aturan, karena jumlah tenaga ahli yang diangkat tetap berada di bawah batas maksimal yang diizinkan. Ia menyebut bahwa dirinya hanya menempatkan satu dari tiga staf khusus yang diberikan dan empat dari lima tenaga ahli yang bisa direkrut, menunjukkan keterbatasan penggunaan kuota.
Kementerian Haji dan Umrah, menurut Gus Irfan, menghadapi tantangan besar karena harus menyelenggarakan ibadah haji perdana sekaligus membangun struktur organisasi secara bersamaan. Berdasarkan analisis jabatan tahun 2026, kebutuhan pegawai mencapai 7.000 orang, tetapi saat ini baru terpenuhi sekitar 4.000 orang, atau kurang dari separuh kebutuhan. Kekurangan ini terjadi di semua tingkatan, termasuk di daerah seperti Jawa Timur, di mana tujuh kantor tingkat kabupaten harus merangkap jabatan kepala.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, kementerian mengandalkan tenaga dari luar ASN, termasuk melalui skema outsourcing, sambil terus membuka rekrutmen dan menyelenggarakan pembekalan bagi ASN dari instansi lain maupun pemerintah daerah. Gus Irfan menegaskan bahwa mekanisme ini bersifat sementara. “Ketika semua kebutuhan terpenuhi, tenaga outsourcing akan secara bertahap dikembalikan,” ujarnya, menegaskan komitmen untuk membangun sistem yang berkelanjutan dan berbasis SDM permanen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

PLN Gelar Diskon Tambah Daya 50% Hingga 4 November
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Danantara Siap Bangun BUMN Tekstil dengan Modal Rp100 T
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

