Iran Balas Serangan AS dengan Rudal ke Pangkalan Militer
Serangan rudal AS di Sirik menewaskan empat orang, termasuk anak kecil, memicu balasan Iran dengan peluncuran rudal ke pangkalan militer AS di Yordania.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.55 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 15x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada Selasa sore, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara di wilayah Sirik, selatan Iran, yang mengakibatkan tewasnya empat warga sipil, termasuk seorang anak berusia empat tahun. Ledakan itu terjadi saat sebuah rumah sedang digunakan sebagai lokasi pesta pernikahan. Menurut laporan media pemerintah Iran, serpihan proyektil dari rudal AS juga merusak wilayah Chabahar, Konarak, serta bandara di Jiroft, sementara suara ledakan terdengar pula di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas.
Respons Iran datang pada Rabu dini hari, ketika korps Garda Revolusi Islam meluncurkan sejumlah rudal balistik menuju pangkalan militer AS di Aqaba, Yordania. Angkatan Bersenjata Yordania melaporkan berhasil mencegat 10 rudal, tanpa korban jiwa atau cedera serius. Pusat keamanan nasional Yordania sempat mengeluarkan peringatan dini bagi warga di wilayah Aqaba dan Mafraq, namun kemudian mencabutnya setelah situasi terkendali.
Pada hari yang sama, militer Kuwait melaporkan sistem pertahanan udaranya aktif merespons serangan rudal Iran, sementara media pemerintah Iran melaporkan adanya ledakan di Bahrain. Serangan ini merupakan balasan atas serangan AS yang dilakukan sebagai respons terhadap upaya IRGC menyerang kapal komersial di Selat Hormuz. Operasi AS dimulai pukul 12.00 waktu Timur AS dan berakhir pada Rabu dini hari, menurut pernyataan Komando Pusat AS.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi lebih besar jika melanjutkan aksi balasan. Ia menegaskan bahwa serangan besar-besaran telah disiapkan jika ketegangan terus meningkat. Sebelumnya, kedua negara sempat menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada Juni 2026, namun perjanjian itu kini telah berakhir, memicu kembali eskalasi militer di kawasan Teluk.
Kendati AS melancarkan kampanye sanksi baru pada 24 Agustus untuk memperluas isolasi ekonomi terhadap Iran, pejabat Iran menilai langkah itu sebagai kelanjutan dari kebijakan tekanan sebelumnya yang gagal mencapai tujuan. Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tetap terbuka untuk kembali mematuhi kesepakatan jika AS kembali menunjukkan komitmen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

