Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Israel Dorong Pengosongan Gaza, Trump Dukung Rencana Pindahkan Warga

Menteri Pertahanan Israel menegaskan pengosongan warga Palestina dari Gaza sebagai solusi utama keamanan, dengan dukungan awal dari Trump yang menyebut wilayah itu bisa dikelola AS pasca-pemindahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 12.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Israel Dorong Pengosongan Gaza, Trump Dukung Rencana Pindahkan Warga
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, kembali menegaskan bahwa depopulasi Gaza menjadi langkah krusial dalam menjaga keamanan negara, menilai tidak ada alternatif lain yang layak selain pemindahan penduduk. Pernyataan ini disampaikan dalam forum publik yang diselenggarakan oleh media Ynet, di mana ia menyebut migrasi sukarela sebagai satu-satunya cara menyelesaikan krisis di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa keberlangsungan stabilitas Israel tergantung pada pengurangan jumlah penduduk Palestina di jalur tersebut.

Katz menegaskan bahwa rencana tersebut tetap aktif dibahas secara internal, meskipun saat ini tidak dilanjutkan secara penuh. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat, khususnya di era kepemimpinan Donald Trump, sebelumnya menyetujui gagasan pengambilalihan wilayah Gaza setelah warga Palestina dipindahkan. Meskipun Trump kemudian membatalkan rencana tersebut secara formal, Katz menekankan bahwa kebijakan itu hanya dibekukan, bukan dicabut, dan masih menjadi pertimbangan strategis di masa depan.

Pernyataan ini menimbulkan kekhawatiran luas dari kalangan aktivis hak asasi manusia dan organisasi internasional, yang menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pembersihan etnis terencana. Beberapa pejabat Israel dari sayap kanan telah secara terbuka mendorong pengosongan Gaza, dengan menyebutnya sebagai "migrasi sukarela" atau "relokasi". Namun, kenyataan bahwa Mesir menolak menerima pengungsi Palestina dari wilayah tersebut membuat rencana ini menghadapi tantangan logistik dan politik besar.

Di sisi lain, Katz menyatakan bahwa Israel siap mengambil alih Gaza dengan segala cara, termasuk melalui jalur laut dan udara, jika diperlukan. Ia menekankan perlunya dukungan Amerika Serikat untuk mengamankan negara-negara lain yang bersedia menerima pengungsi. Meski demikian, ia mengakui bahwa keberhasilan rencana ini bergantung pada kebijakan AS yang masih belum sepenuhnya menolak gagasan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya