Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Korsel Naikkan Tiket Wisata Bersejarah Mulai 2027

Pemerintah Korea Selatan akan menaikkan tarif masuk tempat wisata ikonik seperti Istana Gyeongbokgung dan kompleks makam Joseon mulai 2027, menyusul lonjakan kunjungan dan kenaikan biaya pemeliharaan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 09.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Korsel Naikkan Tiket Wisata Bersejarah Mulai 2027
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Mulai 1 Januari 2027, sejumlah destinasi bersejarah utama di Korea Selatan, termasuk Istana Gyeongbokgung, Deoksugung, Changdeokgung, dan kompleks makam kerajaan Dinasti Joseon, bakal menerapkan kenaikan harga tiket masuk. Keputusan ini diproyeksikan setelah pemerintah mengumumkan rencana melalui Badan Warisan Budaya Korea pada 5 Agustus, menyertakan rencana forum publik di November sebagai langkah partisipatif sebelum penetapan resmi.

Hingga saat ini, tiket masuk untuk dewasa ke Istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung dibanderol 3.000 won (sekitar Rp38 ribu), sementara istana lain seperti Deoksugung, Changgyeonggung, dan Kuil Jongmyo dikenakan biaya 1.000 won (Rp12 ribu). Pengunjung yang ingin mengakses area Secret Garden di dalam Istana Changdeokgung harus membayar tambahan 5.000 won (Rp58 ribu), sedangkan akses ke makam Joseon berkisar antara 500 hingga 2.000 won tergantung lokasi.

Akses gratis tetap berlaku bagi wisatawan asing di bawah 18 tahun dan warga lanjut usia di atas 65 tahun. Bagi warga lokal, penghapusan biaya berlaku untuk usia 24 tahun ke bawah, ibu hamil, serta penerima penghargaan jasa nasional. Kenaikan tarif ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan jumlah kunjungan hingga 7,41 juta orang pada semester pertama 2026, dengan pertumbuhan 6 persen dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh lonjakan turis mancanegara sebesar 29 persen.

Pemerintah menilai tarif saat ini, yang belum berubah sejak 2005, jauh lebih rendah dibanding standar global. Dibandingkan dengan Istana Versailles (35 euro atau Rp719 ribu) dan Kastil Himeji (2.500 yen atau Rp277 ribu), harga di Korea masih tergolong rendah. Survei pemerintah menunjukkan masyarakat setempat siap membayar hingga rata-rata 9.730 won (Rp126 ribu) per kunjungan.

Sebagai bagian dari strategi pendamping, pemerintah juga meluncurkan program "K-Heritage Stay" yang menawarkan pengalaman menginap di situs bersejarah terpilih. Selain itu, kebijakan gratis bagi pengunjung yang mengenakan hanbok tetap berlaku, menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menghemat biaya tanpa mengurangi akses ke destinasi utama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya