Prabowo Bahas Inovasi Tekstil dan Sepatu di Rapat Terbatas
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Istana membahas pengembangan industri tekstil dan sepatu dengan fokus pada inovasi berbasis limbah dan teknologi cerdas.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.25 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas strategi pengembangan industri tekstil dan sepatu nasional. Rapat yang berlangsung pada Selasa (22/9) dihadiri sejumlah menteri kabinet dan pimpinan lembaga terkait, termasuk Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, yang menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wadah untuk menyelaraskan kebijakan dan inovasi guna memperkuat sektor manufaktur lokal.
Dalam paparannya, Arif menyampaikan bahwa BRIN telah mengembangkan serat tekstil dari limbah daun nanas, yang berpotensi menjadi bahan baku bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inovasi ini diharapkan mendorong ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah pertanian secara produktif. Selain itu, BRIN juga tengah mengembangkan sepatu cerdas untuk mendukung rehabilitasi pasien stroke melalui insole pintar yang mampu memantau gerak dan tekanan kaki secara real time.
Pengembangan produk berbasis limbah juga dilakukan dalam bidang batik, dengan BRIN meneliti pembuatan lilin malam dari limbah kelapa sawit. Inovasi ini bertujuan menciptakan proses batik yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memberi nilai tambah pada limbah pertanian yang selama ini minim dimanfaatkan. Arif menegaskan bahwa semua inovasi ini akan dipresentasikan dalam rapat untuk dievaluasi dan diprioritaskan dalam implementasi kebijakan nasional.
Tujuan utama rapat ini adalah mempercepat transformasi industri tekstil dan sepatu dari model konvensional menuju inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga riset, dan sektor swasta, diharapkan sektor tersebut mampu menyerap tenaga kerja, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dunia Belum Konsisten, Indonesia Tetap Jalan ke Net Zero
Menteri ESDM menegaskan konsistensi Indonesia dalam komitmen transisi energi meski sejumlah negara maju belum menjalankan kesepakatan Paris Agreement secara utuh.
22 September 2026

7 Kelompok Bersenjata Ethiopia Bentuk Aliansi untuk Gulingkan Pemerintah
Tujuh kelompok bersenjata di Ethiopia membentuk aliansi baru dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Abiy Ahmed dan membangun pemerintahan transisi berbasis dialog nasional.
22 September 2026

LPRA Siap Jalankan Reforma Agraria di Bawah Kendali Presiden
Lembaga Penyelenggaraan Reforma Agraria (LPRA) bakal berdiri sebagai lembaga khusus di bawah Presiden untuk koordinasi nasional penyelesaian konflik pertanahan.
22 September 2026

Media AS Boykot Liputan Gedung Putih Akibat Larangan Trump
Lima jaringan televisi utama Amerika Serikat memutuskan memboikot liputan langsung dari Gedung Putih sebagai protes atas pelarangan terhadap tiga media besar, termasuk CNN, yang dilarang masuk dan mengakibatkan acara resmi tanpa suara dan siaran langsung.
22 September 2026
Berita Lainnya

Sindikat SIM Palsu di Riau Beroperasi Sejak Juni 2026
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Xiaomi Siap Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Subsidi Tak Pasti, Penjualan Motor Listrik 2026 Terhambat
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Biaya Impor iPhone 18 Pro dan Duo dari Luar Negeri Terungkap
Selasa, 22 September 2026, 15.31 WITA

Penindakan Massal Beras dan Garam Ilegal di Empat Wilayah
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Prioritaskan UMKM dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Amran Minta Hukuman Berat untuk Pelaku Penyelundupan Beras Impor
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

