Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Kerja Sama Strategis dengan Rusia

Presiden terpilih menekankan pentingnya persahabatan dengan Rusia dalam memperkuat posisi strategis Indonesia di kancah global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperdalam hubungan kerja sama strategis dengan Rusia, khususnya dalam bidang pertahanan dan energi. Ia menyampaikan bahwa persahabatan antara kedua negara bukan sekadar simbolik, melainkan berakar pada kepercayaan bersama dan kepentingan strategis jangka panjang. Pernyataan ini disampaikan dalam forum pertemuan bilateral yang dihadiri tokoh-tokoh militer dan politik dari kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki 1.000 teman di dunia, termasuk Rusia, yang menjadi mitra utama dalam upaya menjaga kemandirian dan kedaulatan nasional. Ia menilai kolaborasi dengan Rusia memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas pertahanan dan mempercepat transformasi industri strategis di dalam negeri. Keterbukaan terhadap kerja sama teknologi militer dan energi menjadi bagian utama dari visi tersebut.

Prabowo juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Rusia tidak bertentangan dengan kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberadaan mitra strategis seperti Rusia justru memperkaya kebijakan luar negeri yang berimbang dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak memilih kubu, tetapi memilih kebijakan yang paling mendukung kepentingan nasional.

Tujuan utama dari pernyataan tersebut adalah memperjelas arah kebijakan luar negeri Indonesia di masa depan, yang menekankan kemandirian, kemitraan strategis, dan keseimbangan geopolitik. Dengan menekankan persahabatan dan kerja sama dengan Rusia, Prabowo menunjukkan komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mampu menentukan arah kebijakan sendiri di tengah dinamika global yang kompleks.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya