Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Sampaikan Pesan Diplomasi di Jamuan Makan Rusia

Presiden Indonesia menyampaikan pesan kerja sama strategis dalam jamuan makan dengan pemimpin Rusia di Vladivostok, menegaskan komitmen memperkuat hubungan bilateral.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri jamuan makan siang bersama pemimpin negara Rusia di Vladivostok, dalam kerangka pertemuan bilateral yang berlangsung secara hangat dan konstruktif. Acara yang berlangsung di lingkungan resmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperdalam hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan visi Indonesia sebagai negara yang mendorong kolaborasi multilateral dan kemandirian ekonomi.

Pernyataan Presiden disampaikan dengan nada optimis dan penuh kekeluargaan, menekankan pentingnya kerja sama di bidang pertahanan, energi, serta pertanian. Ia menekankan bahwa Indonesia siap menjadi mitra yang andal dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendukung perdamaian global. Kehadiran Prabowo di lokasi yang strategis, dekat perbatasan Asia Timur, menjadi simbol komitmen diplomasi aktif Indonesia di tingkat internasional.

Dalam percakapan yang terjadi sepanjang jamuan, Presiden menyampaikan bahwa hubungan Indonesia-Rusia tidak hanya berbasis pada kepentingan ekonomi, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan dan saling pengertian. Ia menekankan bahwa kerja sama harus dibangun di atas fondasi kepercayaan dan konsistensi, terutama dalam konteks isu-isu global seperti krisis pangan dan energi. Kutipan penting dari percakapan tersebut menunjukkan bahwa kedua pemimpin menyepakati perlunya koordinasi lebih erat dalam forum internasional.

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya memperkuat konektivitas antar negara berkembang, khususnya dalam konteks kebijakan luar negeri yang berpihak pada keadilan dan keseimbangan. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjaga kebijakan luar negeri bebas aktif, tanpa memihak, sambil tetap berkomitmen pada kemitraan strategis dengan negara-negara yang sejalan visinya. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah memperkuat posisi Indonesia dalam dialog global, sekaligus memperluas ruang strategis bagi negara berkembang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya