Pusat Benih Padi Subang Siap Sebar 250 Ton Benih Unggul
Pemerintah memperkuat ketahanan pangan dengan sebar 250 ton benih padi unggul dari pusat pembenihan terbesar di Asia Tenggara di Subang.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 05.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus memperkuat basis produksi padi nasional melalui optimalisasi fasilitas pembenihan unggul di Subang, Jawa Barat. Menteri Pertanian meninjau langsung operasional Seed Center Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Padi, yang telah berhasil memproduksi 250 ton benih padi dalam periode 2026. Hasil ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan ketersediaan benih berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Pusat pembenihan ini dinyatakan sebagai yang terbesar di Asia Tenggara, berperan sebagai pusat distribusi benih sumber bagi berbagai provinsi. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga kualitas dan ketersediaan benih unggul agar produktivitas pertanian tetap terjaga, terlebih di tengah tantangan iklim ekstrem seperti fenomena El Nino Godzilla. Kebijakan distribusi benih secara masif menjadi kunci dalam upaya menopang produksi pangan nasional.
Hasil budidaya yang ditinjau menunjukkan produktivitas mencapai 10 hingga 13 ton per hektare, mencerminkan efektivitas penggunaan benih unggul. Angka ini menjadi acuan dalam perluasan program peningkatan hasil pertanian secara nasional. Pemerintah berkomitmen memperluas cakupan penggunaan benih berkualitas di wilayah rawan gagal panen dan daerah terdampak kekeringan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras Januari–Oktober 2026 sebesar 31,41 juta ton, turun 0,08 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Namun, angka penurunan ini dianggap kecil—hanya sekitar 30 ribu ton, setara dengan produksi satu desa. Pemerintah menilai capaian ini masih wajar mengingat kondisi iklim yang ekstrem, dan telah menyiapkan langkah antisipatif seperti pemasangan pompa air di wilayah kering.
Kebijakan strategis dilakukan secara langsung dengan turun ke lapangan bersama petani. Menteri menyatakan kunjungan ke Jawa Barat, Jawa Timur, dan akan menyusul Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan produksi secara langsung di lapangan. Upaya ini menunjukkan bahwa kebijakan pertanian tidak hanya terjadi di kantor, tetapi juga di tengah sawah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
RUU Migas baru menetapkan BUK Migas sebagai entitas khusus yang mengelola seluruh aktivitas hulu, dengan otoritas penuh dan mandat langsung dari Presiden.
9 September 2026

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
DPR resmi tetapkan RUU Migas sebagai inisiatif dan percepat penyelesaian hingga Oktober 2026, dengan fokus utama pada bentuk dan posisi Badan Usaha Khusus (BUK) migas.
9 September 2026

Stok Beras Melimpah, Tapi Beras Premium 5 Kg Langka di Ritel
Meski stok beras nasional tinggi, beras premium kemasan 5 kg sulit ditemukan di ritel modern karena ketidakselarasan harga eceran tertinggi dengan biaya produksi di hulu.
9 September 2026

Nusron: 87,52% Lahan Sawah Nasional Sudah Dilindungi
Pemerintah mencapai 87,52% penetapan lahan pertanian berkelanjutan, melampaui target nasional, meski Banten dan Bali masih menghadapi tekanan alih fungsi sawah ke industri dan pariwisata.
9 September 2026
Berita Lainnya

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Produksi Motor Listrik Nasional Siap Capai 100 Ribu Unit Tahun Depan
Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA

LPS Dorong Literasi Keuangan Melalui Festival di Lampung
Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA


